Susu Kedelai
Kedelai
sebagai bahan makanan mempunyai nilai gizi cukup tinggi. Di antara jenis
kacang-kacangan, kedelai merupakan sumber protein (35-45 %), lemak (18-32 %),
karbohidrat (12-30 %), air (7 %), vitamin, mineral dan serat yang paling baik.
Dalam lemak kedelai terkandung beberapa fosfolipida penting, yaitu lesitin,
sepalin dan lipositol.
Indonesia sebagai
negara tropis mempunyai potensi besar untuk menghasilkan kedelai. Meningkatnya
perhatian dunia terhadap kedelai ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain
: nilai gizi yang tinggi untuk dipakai sebagai bahan makanan disamping untuk industry.
Kedelai
mengandung protein 35 % bahkan pada varitas unggul kadar proteinnya dapat
mencapai 40 % – 43 %. Dibandingkan dengan beras, jagung, tepung singkong,
kacang hijau, daging, ikan segar, dan telur ayam, kedelai mempunyai kandungan
protein yang lebih tinggi, hampir menyamai kadar protein susu skim kering. Bila
seseorang tidak boleh atau tidak dapat makan daging atau sumber protein hewani
lainnya, kebutuhan protein sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan
makanan yang berasal dari 157,14 gram kedelai.
Proses
pengolahan kedelai menjadi berbagai makanan pada umumnya merupakan proses yang
sederhana, dan peralatan yang digunakan cukup dengan alat-alat yang biasa
dipakai di rumah tangga. Banyak produk makanan yang dibuat dari bahan baku
kedelai, di antaranya adalah susu kedelai yang dibuat dari ekstrak kedelai.
Kadar protein dan komposisi asam amino serta lemak dalam susu kedelai hampir
sama dengan susu sapi. Komposisi itu bergantung pada varietas kedelai dan cara
pengolahannya.
Susu kedelai
memiliki sumber protein yang mempunyai susunan asam amino yang mendekati
susunan asam amino susu sapi, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti susu
sapi bagi mereka yang tidak toleran terhadap susu sapi. Selain memiliki manfaat
gizi yang sangat besar. Susu kedelai juga sangat mudah dalam proses
pembuatannya.
A. Susu Kedelai
Susu
kedelai adalah minuman serupa susu yang dibuat dari kedelai. Minuman ini
berasal dari Tiongkok dan merupakan emulsi stabil minyak, air, dan protein.
Susu kedelai memiliki komposisi yang mirip dengan susu: 3,5% protein, 2% lemak,
serta 2,9% karbohidrat. Susu kedelai dapat dibuat dengan peralatan dapur
sederhana dengan menggerus kedelai kering dengan air, ataupun dengan
menggunakan mesin.
Susu kedelai juga
dikenal sebagai minuman kesehatan, karena tidak mengandung kolesterol melainkan
kandungan phytokimia, yaitu suatu senyawa dalam bahan pangan yang memunyai
khasiat menyehatkan. Kelebihan dari susu kedelai adalah ketiadaan laktosa,
sehingga susu ini cocok untuk dikonsumsi penderita intoleransi laktosa, yaitu
seseorang yang tidak memunyai enzim laktase dalam tubuhnya. Orang tanpa ensim
laktase tidak dapat mencerna makanan yang berlemak.
Susu kedelai
memiliki sumber protein yang mempunyai susunan asam amino yang mendekati
susunan asam amino susu sapi, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti susu
sapi bagi mereka yang tidak toleran terhadap susu sapi. Selain memiliki manfaat
gizi yang sangat besar. Susu kedelai juga sangat mudah dalam proses pembuatannya.
Susu kedelai diperoleh dengan cara penggilingan biji kedelai yang telah
direndam dalam air, hasil penggilingan kemudian disaring untuk memperoleh
filtrat selanjut nya dididihkan dan diberi bumbu untuk meningkatkan rasanya
(Koeswara, 1995).
B. Kandungan Nutrisi Susu Kedelai
Susu kedelai
merupakan minuman yang bergizi tinggi, terutama karena kandungan proteinnya.
Selaitu susu kedelai juga mengandung lemak, karbohidrat, kalsium, phosphor, zat
besi, provitamin A, Vitamin B kompleks (kecuali B12), dan air. Namun perhatian
masyarakat kita terhadap jenis minuman ini pada umumnya masih kurang. Susu
kedelai ini harganya lebih murah daripada susu produk hewani. Susu kedelai
dapat dibuat dengan teknologi dan peralatan yang sederhana, serta tidak
memerlukan keterampilan khusus. Penggunaan air sumur dapat menghasilkan susu
kedelai dengan rasa yang lebih enak. Untuk memperoleh susu kedelai yang baik,
kiita perlu menggunakan kedelai yang berkualitas baik. Dari 1 kg kedelai dapat
dihasilkan 10 ltr susu kedelai.
Kacang kedelai
sangat terkenal karena nilai nutrisinya yang kaya. Ia dipertimbangkan sebagai
“protein lengkap”, salah satu yang mengandung 8 asam amino esensial lengkap
yang dibutuhkan tubuh manusia. Kacang kedelai juga mengandung calcium, zat
besi, potasium, dan fosfor. Kacang kedelai juga kaya dalam vitamin B komplek.
C.
Manfaat Produk
1.
Memperkuat tubuh fisik
Mengandung 4,5 gr protein, 1,8 gr
lemak, 1,5 gr karbohidrat, 4,5 gr fosfor, 2,5 gr zat besi, 2,5 gr kalsium,
vitamin, ribovlavin dan sebagaianya dalam setiap 100 gr susu kedelai untuk
meningkatkan tubuh fisik kita.
2.
Mencegah diabetes
Susu kedelai mengandung selulosa
dalam jumlah besar sehingga dapat mencegah penyerapan gula secara berlebihan.
Mengurangi kadar gula dapat mencegah diabetes. Susu kedelai merupakan asupan
penting bagi penderita diabetes.
3.
Mencegah tekanan darah tinggi
Susu kedelai mengandung steroid,
potasium, magnesium yang merupakan zat ampuh untuk memerangi natrium, salah satu
penyebab utama hipertensi.
4.
Mencegah serangan jantung koroner
Steroid, kalium, magnesium dan
kalsium dalam susu kedelai dapat memperkuat dan meningkatkan aliran darah,
meningkatkan nutrisi ke otot jantung, menurunkan kolesterol serta meningkatkan
aliran darah untuk mencegah kejang-kejang. Minum satu gelas susu kedelai setiap
hari dapat menurunkan hingga 50 % kambuhnya kembali penyakit jantung.
5.
Mencegah stroke
Magnesium dan kalsium dalam susu
kedelai dapat mengurangi lipid dan memperbaiki aliran darah pada otak sehingga
secara efektif mencegah terjadinya infarksi dan pendarahan otak. Lecitin dalam
susu kedelai juga dapat mengurangi kematian sel otak serta memperbaiki fungsi
otak.
6.
Mencegah kanker
Protein, selenium dan molibdenum
dalam susu kedelai bersifat menekan tumor ganas. Sangat efektif terutama terhadap
kanker lambung, kanker usus dan kanker payudara. Menurut survei, kemungkinan
berkembangnya kanker bagi orang yang tidak minum susu kedelai akan meningkat 50
% dibandingkan dengan mereka yang secara teratur mengkonsumsi susu kedelai.
7.
Mencegah bronkhitis
Asam dalam susu kedelai dapat
mencegah kejang otot, sehingga dapat mengurangi dan mencegah timbulnya
bronkhitis.
8.
Mencegah penuaan
Selenium, vitamin E dan vitamin C
adalah antioksidan sempurna yang dapat meremajakan sel-sel kita, terutama sel
otak.
9. Mencegah
kepikunan, AIDS, sembelit, dan obesitas atau kegemukan.
D. Cara Pembuatan Susu Kedelai
Bahan-bahan
susu kacang kedelai
1. Kacang
kedelai 1 kg
2. Gula pasir
1kg
3. 5 liter air
4. 4. Daun
pandan 10 lembar
Cara
membuat:
1. Bersihkan
kacang kedelai dari kotoran. Gunakan kacang kedelai yang bersih dan tidak
terdapat bercak atau noda hitam. Supaya susunya enak dan tidak pahit.
2. Rendam dalam
air panas selama sekitar 4 jam hingga empuk.
3. Blender
hingga halus. Kacang kedelai ¼ kg diblender dengan 1 liter air.
4. Saring
hingga tersisa ampasnya.
5. Masukkan air
hasil saringan ke dalam panci, kemudian dipanaskan.
6. Masukkan 2
atau 3lmbr daun pandan dan 1/4kg gula pasir.
7. Aduk-aduk
selama sekitar 1 jam hingga mendidih. Pengadukannya harus terus menerus supaya
tidak “pecah”, sehingga tidak mudah basi.
8.
Angkat, kemudian dinginkan.
REFERENCE:
Anonim,2013.
https://ilmuthp.wordpress.com/serba-serbi/pembuatan-susu-kedelai/.
Diakses pada 20 November 2016 pukul 20:30.
Anonim.2014.
http://hamsahpk4.blogspot.co.id/2014/05/makalah-usaha-susu-kacang-kedelai.html.
Diakses pada 20 November pukul 20:44.